Crucial resmi cabut dari pasar RAM konsumen, dan ini jadi salah satu “end of an era” paling kerasa buat anak rakit PC dan gamer yang udah lama ngandelin brand ini buat build harian sampai rig kompetitif. Keputusan ini bukan cuma soal satu produk hilang, tapi sinyal kalau fokus industri memori lagi geser besar-besaran ke ranah AI dan data center.
Sedikit flashback: Crucial di dunia RAM
Crucial (brand konsumen dari Micron) udah hampir 30 tahun jadi salah satu nama aman buat RAM dan storage upgrade, dari era DIMM jadul sampai DDR5. Buat banyak gamer, Crucial identik dengan “RAM good price, no drama”, apalagi pas Ballistix dan Ballistix Max masih berjaya di scene overclocking dan gaming.
Di 2022 sebenarnya sudah ada tanda-tanda: Micron nge-EOL lini Ballistix, termasuk varian RGB dan Max, yang basically matiin segmen RAM gaming enthusiast mereka dan ninggalin cuma modul JEDEC standar tanpa heatsink fancy. Waktu itu banyak yang anggap ini cuma restrukturisasi, bukan full hengkang dari market RAM konsumen.
Hengkang total: apa yang sebenarnya terjadi?
Desember 2025, Micron ngumumin bakal stop jual semua produk konsumen bermerk Crucial (RAM dan SSD) dan keluar total dari pasar memori konsumen paling lambat akhir Februari 2026. Artinya, nggak cuma RAM desktop/laptop, tapi juga NVMe, SATA SSD, sampai portable SSD Crucial bakal pelan-pelan ngilang dari rak toko dan e-commerce.
Micron masih bakal terus kirim produk Crucial sampai kuartal fiskal yang berakhir di akhir Februari 2026, dan tetap ngejaga klaim garansi buat user yang udah beli. Setelah itu, nama Crucial bakal pensiun, sementara memori dan storage Micron lanjut tapi fokus ke segmen enterprise dan server dengan brand Micron, bukan Crucial.
Kenapa Crucial keluar dari pasar konsumen?
Ada beberapa alasan utama yang kelihatan jelas dari pernyataan resmi dan analisis media tech:
- Lapar AI: Ledakan permintaan memori buat AI data center bikin kebutuhan DRAM dan storage server melonjak gila-gilaan, termasuk HBM dan DDR5 density tinggi. Micron bilang mereka perlu ngorbanin bisnis konsumen Crucial supaya bisa nge-prioritasin suplai buat “strategic customers” di sektor yang growth-nya jauh lebih kenceng.
- Margin tipis di pasar konsumen: Modul RAM dan SSD konsumen itu perang harga habis-habisan, margin tipis, penuh promo, dan gampang banget kejebak perang diskon. Sebaliknya, produk enterprise dan AI punya kontrak jangka panjang, ASP lebih tinggi, dan demand lebih stabil, jadi secara bisnis jauh lebih menarik.
- Kapasitas pabrik dan fokus produk: Dengan keluar dari segmen Crucial, Micron bisa ngerelokasi kapasitas produksi DRAM dan NAND ke HBM, enterprise SSD, dan server memory module high-end. Ini termasuk fokus ke generasi DDR5 dan HBM buat akselerator AI yang lagi jadi ladang duit baru di industri memori.
- Buat gamer dan DIY builder, terjemahan kasarnya: Micron merasa ngejual RAM dan SSD ke kita nggak lagi sekeren dan se-profit jual memori ke data center AI.
Dampaknya buat gamer dan pasar gaming RAM
Efeknya ke ekosistem PC gaming dan peripheral lumayan kerasa, terutama di segmen “value” dan mid-range yang dulu Crucial kuasai:
- Lebih sedikit pilihan brand besar: Dengan Crucial out, pasar consumer DRAM besar praktis bakal didominasi Samsung dan SK hynix, ditambah brand-brand lain yang repackage chip mereka (G.Skill, Corsair, Kingston, dll). Buat user yang suka main aman pilih brand DRAM tier-1, opsi berkurang satu.
- Potensi tekanan harga: Di tengah kondisi supply DRAM yang udah ketat, kehilangan satu pemasok besar di sisi konsumen bisa bikin harga makin nggak stabil, apalagi kalau permintaan AI makin ngisep stok DDR5. Beberapa analis bahkan nyebut ini sebagai salah satu faktor yang bikin “RAM price crisis” ke depannya.
- Unit yang ada bisa jadi “hidden gem”: Stok Crucial yang masih beredar (baik RAM maupun SSD) berpotensi jadi incaran user yang suka brand ini, dan mungkin dalam jangka panjang bisa jadi collectible kecil di kalangan enthusiast yang doyan nostalgia.
- Buat yang lagi planning upgrade, ini artinya: kalau kamu sudah ngincer kit Crucial tertentu, window belinya terbatas sampai stok habis di channel retail. Setelah itu, pilihan bakal pindah total ke brand lain yang juga pakai chip Micron/Samsung/SK hynix di balik heatsink RGB-nya.
Apa arti semua ini buat ekosistem PC?
Cabutnya Crucial dari pasar RAM konsumen jadi contoh jelas gimana tren AI lagi ngerombak landscape hardware, bahkan sampai ngedorong brand lama buat ganti haluan. Buat gamer, ini mungkin nggak bikin FPS drop langsung, tapi bakal kerasa dalam bentuk pilihan yang makin sedikit dan potensi harga RAM yang makin fluktuatif, terutama di era DDR5 dan seterusnya.
Sisi positifnya, kompetisi di layer brand gaming (Corsair, G.Skill, Kingston, dan teman-temannya) kemungkinan bakal makin agresif ngisi kekosongan yang ditinggal Crucial, baik lewat performa, design, maupun fitur OC dan RGB yang makin niat. Tapi tetap, buat banyak PC builder veteran, hilangnya Crucial dari rak toko bakal selalu terasa kayak kehilangan satu “old reliable” di laci komponen.
Dapatkan berita menarik lainnya terkait hardware di Gamemilitia.