Halo sobat militia!
Ketika mendengar nama FromSoftware, apa yang terlintas di benak kalian? Kesulitan yang tidak masuk akal? Dunia yang suram dan penuh keputusasaan? Atau monster-monster mengerikan yang siap mencabik-cabik karaktermu? Benar semua. Tapi, bagaimana jika saya katakan bahwa rilis terbaru mereka, Armored Core VI: Fires of Rubicon, sebenarnya adalah sebuah Dating Sim atau Game Otome yang tersembunyi di balik lapisan besi dan mesiu?
Tunggu dulu, jangan langsung lempar stik kontroler kalian. Ini bukan sekadar bualan ngawur. Fenomena ini sedang hangat diperbincangkan, terutama di kalangan fans Jepang yang dengan jenius (atau mungkin sedikit halu) menyadari bahwa petualangan 621 di Rubicon memiliki semua elemen klise dari sebuah novel romansa.
Mari kita bedah buktinya!
Protagonis Tanpa Wajah = “Self-Insert” Sempurna
Dalam game Otome standar, protagonis sering kali digambarkan “polos” atau tanpa kepribadian yang terlalu kuat agar pemain bisa memproyeksikan diri mereka sendiri ke dalam karakter tersebut. Nah, siapa yang lebih “polos” dari C4-621?
Karakter kita di Armored Core VI tidak memiliki wajah, tidak memiliki suara, dan pada dasarnya hanya menuruti perintah. Ini adalah kanvas kosong yang sempurna. Tanpa adanya visual karakter utama, imajinasi pemain mengambil alih. Kamu bisa menjadi siapa saja, dan yang lebih penting, kamu menjadi pusat perhatian dari semua karakter “ganteng” (suaranya) di sekelilingmu.
“Headset Boyfriend”: Pesona Suara di Telinga
Inilah argumen terkuatnya. Karena kita jarang melihat wajah manusia di game ini, interaksi kita sepenuhnya bergantung pada komunikasi radio. Fans di Jepang menyebut fenomena ini sebagai sensasi memiliki “pacar via telepon”.
Bayangkan saja:
- Handler Walter: Sosok “ayah” atau pria lebih tua yang protektif, tegas, tapi diam-diam sangat peduli padamu. Tipe Dandy yang suara beratnya selalu menemani setiap misimu.
- V.IV Rusty: Ini dia primadonanya. Rusty adalah tipe “The Ace” yang ramah, suportif, dan selalu memanggilmu dengan sebutan sayang… eh maksudnya, “Buddy”. Momen ketika dia datang membantu di tengah pertempuran sengit? Itu adalah flag romansa klasik!.
- G1 Michigan: Tipe pelatih gym atau komandan militer yang galak tapi sebenarnya sangat suportif dan memotivasi dengan cara yang keras.
Para fans bahkan tidak peduli bahwa mereka adalah robot pembunuh raksasa. Seperti yang dilansir dari GamesRadar, fans berseloroh, “Jika kamu menyipitkan mata melihat mecha-nya dengan pencahayaan yang pas, dan mengakui dia ganteng… ya, itu masuk akal.”.
Rute Cerita = Rute Romansa?
Struktur Armored Core VI yang memiliki berbagai ending (Bad, Good, True) sangat mirip dengan mekanik visual novel. Keputusanmu untuk memihak siapa—apakah setia pada “Ayah” Walter, lari bersama “Waifu” Ayre di kepala, atau bersekongkol dengan ALLMIND—terasa seperti memilih rute pasangan hidup.
Setiap faksi memiliki perwakilannya masing-masing yang berusaha memenangkan hatimu (dan kemampuan tempurmu). Perebutan perhatian antara Walter dan Ayre, misalnya, seringkali terasa seperti drama keluarga atau cinta segitiga yang intens.
Kesimpulan: Cinta Bersemi di Medan Perang
Tentu saja, Armored Core VI tetaplah game aksi mecha yang brutal dan menantang. Namun, persepsi fans yang mengubahnya menjadi “Game Otome” menunjukkan betapa kuatnya penulisan karakter FromSoftware kali ini. Meskipun kita tidak melihat wajah mereka, kepribadian Walter, Rusty, dan Ayre begitu hidup sehingga kita merasa terikat secara emosional.
Jadi, sobat militia, saat kalian login kembali ke Rubicon nanti, coba dengarkan baik-baik suara Rusty saat dia memanggilmu “Buddy”. Apakah itu suara rekan seperjuangan, atau suara love interest yang sedang menunggumu di akhir misi?
Bagaimana menurutmu? Apakah kamu Tim Walter, Tim Rusty, atau Tim Ayre? Diskusikan “pilihan hatimu” di kolom komentar!
Dapatkan artikel menarik lainnya terkait Features di Gamemilitia.